4 Restoran Yang Pelannya Bukan Manusia

4 Restoran Yang Pelannya Bukan Manusia – Halo sobat pengunjung setia Artikel Tutorial semuanya. Selamat datang saya ucapkan diblog kebanggaan saya yang sederhana ini yaitu www.artikeltutorial.com. Blog ini akan selalu update setiap harinya yang memberikan anda Informasi dan Artikel menarik, bukan hanya itu blog ini juga berisi berbagai Tips dan Tutorial. Silakan simpan alamat blog www.artikeltutorial.com atau Anda bisa bookmark (masukan ke penanda) agar bisa mengunjungi lain waktu ke blog ini dengan mudah."Prolog dari Artikel Tutorial sekaligus salam kenal kepada pengunjung setia www.artikeltutorial.com semuanya".

4 Restoran Yang Pelannya Bukan Manusia
4 Restoran Yang Pelannya Bukan Manusia

Pada umumnya setiap restoran memiliki pelayan yang terdiri dari para karyawan yang sudah terlatih. Restoran dipilih sebagai tujuan bagi orang-orang yang hobi berwisata kuliner atau memang merasa bosan dengan menu masakan di rumah. Namun siapa sangka, jika beberapa restoran berikut justru memiliki pelayan yang tidak biasa dan terbilang unik. Mereka bukanlah manusia layaknya pelayan restoran. Lantas siapakah mereka??

Untuk menjawab rasa penasaran Anda, langsung saja berikut Pelayanan di Restoran Yang Bukan Manusia :

1. Monyet Bertopeng Menjadi Pelayan di Restoran Ini

Monyet Bertopeng Menjadi Pelayan di Restoran Ini

Jika ketiga restoran diatas memanfaatkan teknologi sebagai pelayannya, lain lagi di Jepang. Sebuah wilayah yang terletak di bagian utara kota Tokyo, Miyukihoncho, Utsunomiya terdapat sebuah restoran  yang bernama Kayabuki, dimana pelayannya merupakan seekor monyet bertopeng.

Di restoran ini memang tidak memperkerjakan manusia sebagai pelayannya, melainkan dua ekor monyet yang diberi nama Fuku-chan dan Yat-chan.

Mereka bertugas layaknya pelayan pada umumnya di Jepang, yakni mengantarkan buku menu, kemudian menyerahkan pesanan kepada koki, bahkan mereka juga memberikan handuk panas kepada pengunjung restoran, seperti kebiasaan masyarakat Jepang setiap kali memasuki restoran.

Si Fuku-Chan dan Yat-Chan memiliki lisensi resmi dari pemerintah local untuk bekerja di restoran. Restoran tersebut memang cukup unik, namun tidak sedikit juga yang mencibir karena menganggap restoran tersebut sungguh terlalu, karena sudah mempekerjakan hewan.

2. Restoran di Inggris Menggunakan Drone Untuk Layanan Delivery

Restoran di Inggris Menggunakan Drone Untuk Layanan Delivery

Jika restoran di Cina menggunakan robot sebagai pelayannya, lain lagi dengan restoran di Inggris. Restoran yang bernama The Don ini merupakan restoran pertama di dunia yang melayani jasa antar makanan dengan menggunakan teknologi drone.

Drone adalah sebuah pesawat terbang berukuran kecil yang dikendalikan dengan menggunakan remote khusus. Drone biasanya digunakan oleh fotografer maupun videographer sebagai alat penunjang untuk mendapatkan objek dari ketinggian tertentu.

Namun di restoran ini, drone justru digunakan untuk mengantarkan pesanan makanan ke tempat pembeli. Bahkan The Don sendiri sudah mengantungi izin dari Civil Aviation Authorithy untuk mengoperasikan drone.

3. Dilayani Langsung Oleh Robot

Dilayani Langsung Oleh Robot

Era digital rupanya sudah memasuki dunia kuliner, khususnya restoran. Aktivitas di dalamnya justru dibantu oleh tenaga-tenaga mesin digital alias robot. Fungsinya tentu saja untuk membantu memudahkan pekerjaan manusia itu sendiri.

Seperti restoran ini yang berada di Negara Cina. Nama restorannya adalah Robot Restaurant 20, sesuai dengan namanya, aktivitas di restoran tersebut akan ditangani/dilayani langsung oleh para robot warna warni.

Mulai dari menyambut pengunjung yang datang ke restoran, menerima pesanan pengunjung hingga memasak pesanan makanan yang diminta oleh pengunjung. Di dalam restoran tersebut terdapat trek panjang, mirip miniature jalan raya yang mengelilingi lantai restoran. Total terdapat sekitar 20 robot yang bekerja di restoran ini, mulai dari koki, tukang cuci piring hingga pelayan.

4. Restoran di Jerman Mengandalkan Mesin Otomatis

Restoran di Jerman Mengandalkan Mesin Otomatis

Sebuah restoran di Jerman milik Michael Mack dibuka pada tahun 2007. Sebagai ganti para pelayannya, maka setiap pengunjung yang datang ke restorannya akan disuguhi pemandangan unik, karena restoran ini mengusung konsep teknologi tinggi.

Bagaimana tidak? Masing-masing meja sudah dihubungkann dengan rel logam yang menyambung dengan dapur, sehingga pesanan makanan dan minuman cukup diluncurkan melalui rel tersebut untuk kemudian tersaji diatas meja. Pada tiap mejanya juga sudah disediakan mesin layar sentuh sebagai pengganti buku menu yang cukup dengan mengklik, maka pesanan pun sudah sampai di mesin para koki yang ada di dapur.

Tidak itu saja, mesin-mesin itu juga akan memberikan informasi estimasi lamanya pesanan akan dikirimkan ke pengunjung. Menurut rencana, mesin rel tersebut juga akan diajukan untuk mendapatkan lisensi internasional agar dapat digunakan di berbagai negar yang ada di luar negeri.

Demikian dulu postingan saya kali ini yang masih setia berbagi kepada anda. Semoga dengan adanya info Restoran Yang Pelannya Bukan Manusia ini dapat bermanfaat bagi anda dan jangan lupa nantikan postingan saya berikutnya. Terima kasih atas kunjungan anda. Wassalam...